CIANJUR – Liga Persatuan Olahraga Sepakbola Seluruh Indonesia (POSSBI) kategori usia 13 tahun (U-13) dan 14 tahun (U-14) resmi digelar di Lapang Mutiara Jangari, Desa Bobojong, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Minggu (13/9/2026).
Kompetisi tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan sekaligus pencarian bibit unggul sepakbola usia dini di Kabupaten Cianjur. Sebanyak 18 Sekolah Sepak Bola (SSB) ambil bagian dalam kompetisi yang terbagi ke dalam dua kelompok usia.
Ketua POSSBI Kabupaten Cianjur, Muhammad Yani yang akrab disapa Abyan, mengatakan Liga POSSBI menjadi kesempatan bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membuka jalan menuju kompetisi tingkat nasional.
“Tujuannya untuk ke jenjang nasional. Nanti juara satu dan juara dua akan mewakili Kabupaten Cianjur ke tingkat POSSBI nasional se-Indonesia,” ujar Abyan.
Menurutnya, pembatasan peserta menjadi 18 tim dilakukan karena pelaksanaan Liga POSSBI U-13 dan U-14 di Cianjur masih merupakan tahap awal sekaligus uji coba. Ke depan, kompetisi diharapkan dapat dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak kelompok usia.
Selain U-13 dan U-14, POSSBI juga berencana menggelar kompetisi untuk kelompok usia lainnya, termasuk pemain kelahiran 2010 dan 2011.
Abian menyebut antusiasme SSB terhadap kompetisi cukup tinggi. Ia berharap ajang tersebut tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan dan talent scouting bagi pemain muda Cianjur.
“Alhamdulillah respons peserta cukup baik. Ini khususnya menjadi pembinaan untuk tingkat SSB se-Kabupaten Cianjur. Karena ada jenjang nasionalnya, mudah-mudahan anak-anak dari Cianjur juga bisa masuk talent scouting di tingkat nasional dan terpilih untuk jenjang berikutnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Ujang Jaelani yang akrab disapa Uje menjelaskan, sistem pertandingan menggunakan format setengah kompetisi. Peserta dibagi ke dalam dua grup pada masing-masing kelompok usia.
“Untuk sistem pertandingan mungkin kita menggunakan setengah kompetisi, terbagi tiap kelompok usia itu dua grup. Untuk peserta ada sekitar 18 SSB yang masuk ke panitia,” jelas Uje.
Ia menambahkan, penyelenggaraan Liga POSSBI di Cianjur merupakan bagian dari program POSSBI pusat. Sebelumnya, kompetisi kelompok usia 10 dan 12 tahun telah dilaksanakan, sedangkan tahun ini Cianjur mendapat kesempatan menggelar kategori U-13 dan U-14.
“Dari POSSBI pusat, regional Cianjur ditugaskan menggelar kelompok usia 13 dan 14 tahun. Sebenarnya usia 15 juga ada, tetapi kami berkomunikasi dan mencoba terlebih dahulu U-13 dan U-14 untuk tahun ini,” katanya.
Tim yang keluar sebagai juara dan runner-up nantinya berhak dikirim ke tingkat nasional untuk bersaing dengan tim-tim dari berbagai daerah di Indonesia.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga datang dari Pemerintah Kabupaten Cianjur sebagai bagian dari upaya pembinaan sepakbola usia dini.
Penyelenggara berharap Liga POSSBI dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga mampu menjadi wadah lahirnya talenta-talenta muda potensial dari Cianjur.
“Harapan ke depan, kegiatan ini bisa terus diadakan sebagai wadah bagi Kabupaten Cianjur. Mudah-mudahan banyak talenta-talenta yang bermunculan dari POSSBI ini dan menjadi jembatan menuju jenjang nasional,” pungkasnya.(Cr)




Social Header