CIANJUR – Majelis Taklim Al-Kamsaro, Kampung Cikadu I RT 001/RW 003, Desa Gasol, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa malam (15/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Majelis Taklim Al-Kamsaro, Jalan Cikadu, tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Maulid Nabi yang bertepatan dengan 4 Rabiul Akhir 1448 Hijriah itu mengusung tema “Berlomba-lomba dalam Kebaikan, Meneladani Akhlak serta Meningkatkan Kecintaan kepada Rasulullah SAW.”
Acara dihadiri keluarga besar Pondok Pesantren Darul Alma’i, tokoh agama, tokoh masyarakat, RT/RW, pemuda, Karang Taruna serta unsur pemerintahan desa. Kegiatan dimulai sekitar pukul 20.20 WIB dan berlangsung hingga selesai.
Pimpinan Majelis Taklim Al-Kamsaro, Ustaz Muhammad Saeropi, mengatakan peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan tahunan, tetapi menjadi sarana untuk kembali mengingat perjuangan dan keteladanan Rasulullah SAW.
“Alhamdulillah malam ini kami berkumpul bersama-sama di Majelis Taklim Al-Kamsaro untuk memperingati kelahiran junjungan kita semua, Baginda Rasulullah SAW,” ujarnya.
Menurutnya, tema yang diangkat diharapkan dapat memberikan dorongan kepada jamaah untuk mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, panitia menghadirkan Ustaz A Suaefi Al-Fuadzi atau yang akrab disapa Aang Chevi, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Alma’i, serta Ki Abrag sebagai penceramah.
Dalam tausiyahnya, Aang Chevi mengajak jamaah untuk meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah tidak cukup hanya diungkapkan, tetapi harus dibuktikan melalui perilaku dan akhlak yang baik.
Ia mengingatkan jamaah agar menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam menjalani kehidupan, termasuk dalam hubungan dengan keluarga, sesama masyarakat maupun lingkungan sekitar.
Pesan tersebut sekaligus mengajak jamaah untuk terus berlomba-lomba dalam kebaikan, saling membantu, mempererat silaturahmi dan menjaga hubungan baik antarsesama.
Sementara itu, Ustaz Muhammad Saeropi berharap momentum peringatan Maulid Nabi dapat memberikan manfaat serta menjadi pengingat bagi seluruh jamaah agar semakin dekat dengan ajaran Rasulullah SAW.
“Kita hendaknya mengambil hikmah dan pelajaran, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dan mengaplikasikannya dalam kehidupan kita,” katanya.
Ia menambahkan, nilai-nilai Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Semangat meneladani Rasulullah harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghargai, memperkuat persaudaraan dan senantiasa melakukan kebaikan.
“Semoga dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, kita semua semakin mencintai Rasulullah SAW dan mampu meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.(Cr)



Social Header