CIANJUR — Sekolah Sepak Bola (SSB) Atep 7 Kabupaten Cianjur berhasil meraih Juara 2 atau Runner Up kategori usia 8 tahun dalam Festival Sepakbola Usia Dini yang digelar dalam rangka memperingati Anniversary ke-8 SSB Clonk's.
Festival tersebut berlangsung di Lapang Brimob, Desa Gadog, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (26/9/2026).
Prestasi sebagai runner up menjadi catatan positif bagi SSB Atep 7. Meski belum berhasil membawa pulang gelar juara pertama, perjuangan dan semangat para pemain sepanjang pertandingan patut diapresiasi.
Bagi para pemain usia dini, hasil pertandingan bukan hanya tentang menang atau kalah. Setiap pertandingan menjadi pengalaman berharga untuk meningkatkan kemampuan, menambah jam terbang, membangun mental bertanding, serta menumbuhkan rasa percaya diri.
Salah seorang orang tua peserta, Erna Erviana dan Sani Nuranti, mengatakan keikutsertaan anaknya dalam festival tersebut bertujuan untuk mengembangkan bakat sekaligus menambah pengalaman dan jam terbang dalam pertandingan.
“Tujuan anak saya mengikuti kegiatan ini yaitu untuk mengembangkan bakat, pengalaman, jam terbang, dan memang anak saya suka sekali dengan bola,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan kompetisi seperti ini memberikan dampak positif terhadap perkembangan anak. Setelah mengikuti berbagai pertandingan, anak menjadi semakin rajin berlatih, lebih bersemangat bermain sepakbola dan termotivasi untuk meraih prestasi.
“Anak menjadi lebih rajin lagi, menjadi lebih semangat lagi untuk bermain bola dan menjadi berprestasi,” katanya.
Ia berharap festival maupun kompetisi sepakbola usia dini dapat terus digelar secara berkelanjutan. Dengan semakin sering mengikuti pertandingan, anak-anak diharapkan dapat terus meningkatkan kemampuan sekaligus membangun mental bertanding.
“Harapannya mudah-mudahan setiap ada lomba atau bertanding, anak semakin lebih baik lagi dan bisa menjadi juara,” tuturnya.
Juara 2 bukan akhir dari perjuangan. Hasil tersebut justru menjadi motivasi bagi para pemain SSB Atep 7 untuk terus berlatih, memperbaiki kekurangan dan tidak mudah menyerah dalam mengejar prestasi berikutnya.
Semangat pantang menyerah diharapkan terus tertanam dalam diri para pemain. Sebab, setiap pertandingan memberikan pelajaran dan pengalaman yang dapat menjadi bekal penting dalam perjalanan mereka sebagai pesepakbola usia dini.
Festival Sepakbola Usia Dini Anniversary ke-8 SSB Clonk's juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara pemain, orang tua, pelatih, serta komunitas sepakbola usia dini di Kabupaten Cianjur
Dengan adanya kompetisi seperti ini, pembinaan sepakbola usia dini diharapkan semakin berkembang dan mampu melahirkan bibit-bibit pesepakbola muda yang memiliki kemampuan, sportivitas, mental bertanding, semangat pantang menyerah, serta prestasi di masa mendatang. (Cr)




Social Header