CIANJUR — Pemerintah Kabupaten Cianjur melaksanakan serah terima bantuan becak listrik dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada para pengemudi becak di Kabupaten Cianjur. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Pancaniti Kabupaten Cianjur, Kamis (1/10/2026).
Kegiatan serah terima bantuan tersebut dihadiri Bupati Cianjur Dr. dr. Mohammad Wahyu Ferdian, Sp.OG, jajaran anggota DPRD, para kepala perangkat daerah, Wakapolres Cianjur, serta unsur pemerintahan dan stakeholder terkait lainnya.
Bantuan becak listrik tersebut disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) dengan jumlah sekitar 120 unit. Bantuan diprioritaskan bagi para pengemudi becak, khususnya mereka yang sudah lanjut usia (lansia).
Bupati Cianjur Dr. dr. Mohammad Wahyu Ferdian menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas bantuan yang diberikan Presiden Prabowo Subianto bersama YGSN tersebut.
“Alhamdulillah, Bapak Presiden Prabowo Subianto bersama Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional hari ini menyalurkan becak listrik ke Kabupaten Cianjur sebanyak kurang lebih 120 unit,” ujar Bupati.
Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu para pengemudi becak tetap bekerja tanpa harus mengeluarkan tenaga besar untuk mengayuh becak secara manual.
“Terutama untuk para pengemudi becak yang sudah lansia, sehingga mereka bisa tetap bekerja tanpa kemudian lelah mengayuh,” katanya.
Bupati menegaskan, becak listrik tersebut diberikan secara gratis dan tidak dikenakan setoran. Prioritas penerima diberikan kepada pengemudi lansia yang masih aktif mencari nafkah sebagai pengemudi becak.
Ia menyebutkan, keberadaan becak listrik sangat membantu pengemudi yang mulai mengalami keterbatasan fisik akibat usia.
“Tadi ada disampaikan salah satu perwakilan bahwa ke depan dia jarang mengayuh karena kondisi fisik, sendinya sakit, stamina juga sudah mulai berkurang. Tapi alhamdulillah dengan hadirnya becak listrik ini mereka bisa lebih banyak waktu untuk mengemudikan becaknya karena tidak berat mengayuh,” jelasnya.
Dengan menggunakan becak listrik, pengemudi cukup mengoperasikan gas dan rem sehingga beban fisik saat bekerja dapat berkurang.
“Tidak berat mengayuh, tinggal di gas dan rem saja,” tambah Bupati.
Untuk mendukung penggunaan becak listrik tersebut, Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Dinas Perhubungan juga akan menyiapkan fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sejumlah lokasi strategis.
Bupati mengatakan, fasilitas pengisian daya tersebut diperlukan agar para pengemudi dapat dengan mudah melakukan pengisian baterai becak listrik selama menjalankan aktivitas.
“Di beberapa tempat ada SPKLU tentunya. Kami melalui Dinas Perhubungan akan menyediakan SPKLU untuk pengecasan di lokasi-lokasi yang strategis,” ujarnya.
Sementara itu, terkait tarif jasa becak listrik, Bupati menegaskan bahwa tarif tetap mengikuti ketentuan dan kesepakatan yang berlaku di kalangan pengemudi becak.
“Tarif sesuai dengan pengemudi becak,” pungkasnya.
Pemkab Cianjur berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan kenyamanan dan produktivitas para pengemudi becak, sekaligus memberikan dukungan bagi masyarakat lanjut usia agar tetap dapat bekerja secara lebih ringan dan aman.(Cr)



Social Header